Candi bentar adalah gapura khas pura yang terbelah sempurna menjadi dua bagian tanpa penghubung di bagian atasnya
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Bata, Batu Paras
Teknik Pembuatan
Ukir
Ornamen
Ukiran, Pahatan Batu
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8.43656
Garis Bujur
115.22459
Fungsi
Candi bentar adalah gapura khas pura yang terbelah sempurna menjadi dua bagian tanpa penghubung di bagian atasnya, berfungsi sebagai gerbang masuk menuju area suci atau sakral. Bangunan ini melambangkan konsep penciptaan, keseimbangan (simbol rwa bhineda), dan menandai batas antara dunia luar dengan kawasan di dalamnya, biasanya digunakan sebagai pintu gerbang di lingkungan terluar kompleks pura (nista mandala).
Pemilik
Desa
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan Bale Kulkul ini merupakan kepemilikan dari Desa Getasan Br. Buangga yang selalu menjaga dan memperbaiki serta merawat bangunannya sampai hari ini
Nilai Sejarah
Candi Bentar merupakan pintu masuk yang menghubungkan area pura sesuai konsep arsitektur tradisional Bali. Selain berfungsi sebagai akses menuju kawasan suci, bangunan ini juga menjadi saksi perkembangan Pura Gelang Agung dari masa ke masa.
Nilai Budaya
Candi Bentar ini adalah representasi fisik dari tempat yang biasa digunakan oleh umat hindu dan dipercaya dapat membersihkan diri dari hal jahat dan menghalangi hal jahat untuk memasuki pura
Nilai Estetika
Nilai estetika dari Pelinggih terletak pada kesatuan harmonis antara arsitektur suci tradisional dengan keindahan alam yang megah dan mistik
Nilai Ekonomi
Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Bata, Batu Paras
Teknik Pembuatan
Ukir
Ornamen
Ukiran, Pahatan Batu
Panjang
300 cm m
Lebar
380 cm m
Tinggi
550 cm m
Berat
- Kg
Volume
- m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8.43656
Garis Bujur
115.22459
Fungsi
Candi bentar adalah gapura khas pura yang terbelah sempurna menjadi dua bagian tanpa penghubung di bagian atasnya, berfungsi sebagai gerbang masuk menuju area suci atau sakral. Bangunan ini melambangkan konsep penciptaan, keseimbangan (simbol rwa bhineda), dan menandai batas antara dunia luar dengan kawasan di dalamnya, biasanya digunakan sebagai pintu gerbang di lingkungan terluar kompleks pura (nista mandala).
Pemilik
Desa
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan Bale Kulkul ini merupakan kepemilikan dari Desa Getasan Br. Buangga yang selalu menjaga dan memperbaiki serta merawat bangunannya sampai hari ini
Nilai Sejarah
Candi Bentar merupakan pintu masuk yang menghubungkan area pura sesuai konsep arsitektur tradisional Bali. Selain berfungsi sebagai akses menuju kawasan suci, bangunan ini juga menjadi saksi perkembangan Pura Gelang Agung dari masa ke masa.
Nilai Budaya
Candi Bentar ini adalah representasi fisik dari tempat yang biasa digunakan oleh umat hindu dan dipercaya dapat membersihkan diri dari hal jahat dan menghalangi hal jahat untuk memasuki pura
Nilai Estetika
Nilai estetika dari Pelinggih terletak pada kesatuan harmonis antara arsitektur suci tradisional dengan keindahan alam yang megah dan mistik
Nilai Ekonomi
Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.