Candi Kurung, atau dikenal juga sebagai Candi Gelung atau Kori Agung, adalah bangunan gapura utama yang menjadi gerbang suci untuk memasuki area paling utama (Utama Mandala) sebuah pura.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Bata
Teknik Pembuatan
Ukir
Ornamen
Ukiran, Pahatan Batu
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8.43653
Garis Bujur
115.22469
Fungsi
Fungsi utama dari candi kurung adalah sebagai penanda simbolis bahwa seseorang akan memasuki wilayah yang lebih suci, dan seringkali diapit oleh dua arca penjaga (dwarapala) yang melambangkan perlindungan.
Pemilik
Desa
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan Candi ini merupakan kepemilikan dari Desa Getasan Br. Buangga yang selalu menjaga dan memperbaiki serta merawat bangunannya sampai hari ini
Nilai Sejarah
Direnovasi pada tahun 2026, Candi Kurung ini memiliki nilai sejarah sebagai salah satu elemen arsitektur yang mendukung fungsi dan tata ruang Pura Gelang Agung. Keberadaannya hingga saat ini menunjukkan komitmen masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya dan nilai-nilai tradisional yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
Nilai Budaya
Candi Kurung ini adalah representasi fisik dari tempat yang biasa digunakan oleh umat hindu dan dipercaya dapat membersihkan diri dari hal jahat dan menghalangi hal jahat untuk memasuki pura
Nilai Estetika
Nilai estetika dari Pelinggih terletak pada kesatuan harmonis antara arsitektur suci tradisional dengan keindahan alam yang megah dan mistik
Nilai Ekonomi
Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Bata
Teknik Pembuatan
Ukir
Ornamen
Ukiran, Pahatan Batu
Panjang
250 cm m
Lebar
355 cm m
Tinggi
700 cm m
Berat
- Kg
Volume
- m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8.43653
Garis Bujur
115.22469
Fungsi
Fungsi utama dari candi kurung adalah sebagai penanda simbolis bahwa seseorang akan memasuki wilayah yang lebih suci, dan seringkali diapit oleh dua arca penjaga (dwarapala) yang melambangkan perlindungan.
Pemilik
Desa
Sejarah Kepemilikan
Sejarah kepemilikan Candi ini merupakan kepemilikan dari Desa Getasan Br. Buangga yang selalu menjaga dan memperbaiki serta merawat bangunannya sampai hari ini
Nilai Sejarah
Direnovasi pada tahun 2026, Candi Kurung ini memiliki nilai sejarah sebagai salah satu elemen arsitektur yang mendukung fungsi dan tata ruang Pura Gelang Agung. Keberadaannya hingga saat ini menunjukkan komitmen masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya dan nilai-nilai tradisional yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
Nilai Budaya
Candi Kurung ini adalah representasi fisik dari tempat yang biasa digunakan oleh umat hindu dan dipercaya dapat membersihkan diri dari hal jahat dan menghalangi hal jahat untuk memasuki pura
Nilai Estetika
Nilai estetika dari Pelinggih terletak pada kesatuan harmonis antara arsitektur suci tradisional dengan keindahan alam yang megah dan mistik
Nilai Ekonomi
Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.