Lingga Semu (Tanpa Serat)

Objek Metadata Warisan Budaya Benda
Deskripsi
-
Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan -
Periode Pembuatan -
Bahan Pembuatan Batu Padas
Teknik Pembuatan Ukir
Ornamen Ukiran Pahat Batu
Kondisi Fisik Baik
Tingkat Kerusakan Tidak Ada Kerusakan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang -8.43639
Garis Bujur 115.22478
Fungsi Berfungsi sebagai media pemujaan atau simbol abstrak Dewa Siwa (poros kesuburan alam semesta).
Pemilik Desa
Sejarah Kepemilikan Sejarah kepemilikan Candi ini merupakan kepemilikan dari Desa Getasan Br. Buangga yang selalu menjaga dan memperbaiki serta merawat bangunannya sampai hari ini
Nilai Sejarah Secara historis, keberadaan "Lingga Semu" (kemungkinan silinder batu alami atau batu bentukan alam yang menyerupai lingga buatan manusia) mencerminkan fase transisi atau alternatif pengerjaan dalam sejarah keagamaan setempat, di mana masyarakat memanfaatkan bentukan alam yang dianggap suci tanpa melalui proses pemahatan penuh.
Nilai Budaya Lingga merupakan poros kosmologi Siwaisme yang melambangkan energi penciptaan Dewa Siwa. Keberadaan lingga semu membuktikan nilai budaya adopsi material alam secara langsung
Nilai Estetika Nilai estetikanya terletak pada kesederhanaan bentuk organik alami (organic/raw aesthetic). Tekstur alami batu andesit atau padas, warna batu yang tergradasi oleh usia, serta absennya serat buatan pada Lingga Semu menonjolkan keindahan murni hasil bentukan alam purba yang menyatu secara harmonis dengan lingkungan tempat suci.
Nilai Ekonomi Keberadaan koleksi yang lengkap (mulai dari dasar seperti Batu Saluran Air, bagian tengah seperti Arca dan Ambang Pintu, hingga Kemuncak Bangunan) menjadikan Pura Gelang Agung sebagai destinasi wisata edukasi (heritage tourism) yang bernilai tinggi.
Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan -
Periode Pembuatan -
Bahan Pembuatan Batu Padas
Teknik Pembuatan Ukir
Ornamen Ukiran Pahat Batu
Panjang 27 cm m
Lebar 30 cm m
Tinggi 106 cm m
Berat - Kg
Volume - m3
Kondisi Fisik Baik
Tingkat Kerusakan Tidak Ada Kerusakan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang -8.43639
Garis Bujur 115.22478
Fungsi Berfungsi sebagai media pemujaan atau simbol abstrak Dewa Siwa (poros kesuburan alam semesta).
Pemilik Desa
Sejarah Kepemilikan Sejarah kepemilikan Candi ini merupakan kepemilikan dari Desa Getasan Br. Buangga yang selalu menjaga dan memperbaiki serta merawat bangunannya sampai hari ini
Nilai Sejarah Secara historis, keberadaan "Lingga Semu" (kemungkinan silinder batu alami atau batu bentukan alam yang menyerupai lingga buatan manusia) mencerminkan fase transisi atau alternatif pengerjaan dalam sejarah keagamaan setempat, di mana masyarakat memanfaatkan bentukan alam yang dianggap suci tanpa melalui proses pemahatan penuh.
Nilai Budaya Lingga merupakan poros kosmologi Siwaisme yang melambangkan energi penciptaan Dewa Siwa. Keberadaan lingga semu membuktikan nilai budaya adopsi material alam secara langsung
Nilai Estetika Nilai estetikanya terletak pada kesederhanaan bentuk organik alami (organic/raw aesthetic). Tekstur alami batu andesit atau padas, warna batu yang tergradasi oleh usia, serta absennya serat buatan pada Lingga Semu menonjolkan keindahan murni hasil bentukan alam purba yang menyatu secara harmonis dengan lingkungan tempat suci.
Nilai Ekonomi Keberadaan koleksi yang lengkap (mulai dari dasar seperti Batu Saluran Air, bagian tengah seperti Arca dan Ambang Pintu, hingga Kemuncak Bangunan) menjadikan Pura Gelang Agung sebagai destinasi wisata edukasi (heritage tourism) yang bernilai tinggi.

Foto Dari Berbagai Sudut

Nia Chatbot Meet
N.I.A