Pelinggih Padma Sari adalah bangunan suci (pelinggih) di pura yang Berdasarkan etimologi, padma berarti bunga teratai dan asana berarti duduk. Penamaan ini melambangkan kesucian, keagungan, dan kemuliaan Tuhan.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Bata, Paras
Teknik Pembuatan
Ukir
Ornamen
Ukiran, Pahatan Batu
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8.436425
Garis Bujur
115.224766
Fungsi
Di Pura Gelang Agung yang berfungsi sebagai tempat pemujaan dan stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). dalam pura gelang agung Padma sari ini merupakan istan dari sesuunan betare SIWA, PRAMASIWA, DAN SADHA SIWA.
Pemilik
Desa
Sejarah Kepemilikan
Pelinggih ini mencerminkan penghormatan yang mendalam terhadap tradisi dan warisan budaya Hindu-Bali. Masyarakat Bali melestarikan dan merawat pelinggih ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka.
Nilai Sejarah
Pelinggih ini memiliki nilai sejarah karena keberadaannya menjadi bagian penting dari tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Hingga saat ini, pelinggih tetap difungsikan sebagai tempat Pengayat sesuunan yang dimana sesuunan yang melinggih dipura ini ada pengawanan betara siwa, prama siwa, sadha siwa, yang dimana hal ini mencerminkan keberlanjutan warisan spiritual masyarakat pura yang ada di banjar buangga.
Nilai Budaya
Pelinggih adalah representasi fisik dari tempat bersemayamnya para dewa, leluhur, atau manifestasi Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa)
Nilai Estetika
Pelinggih ini sering kali dihias dengan ukiran-ukiran halus dan ornamen-ornamen yang rumit, yang menggambarkan adegan-adegan mitologis, motif alam, atau pola-pola geometris. Keindahan ukiran ini menambahkan sentuhan artistik yang kuat pada struktur pelinggih.
Nilai Ekonomi
Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Nama Pencipta
-
Negara Asal Pencipta
Indonesia
Gaya Pencipta
Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan
-
Periode Pembuatan
-
Bahan Pembuatan
Batu Bata, Paras
Teknik Pembuatan
Ukir
Ornamen
Ukiran, Pahatan Batu
Panjang
130 Cm m
Lebar
155 Cm m
Tinggi
700 Cm m
Berat
- Kg
Volume
- m3
Kondisi Fisik
Baik
Tingkat Kerusakan
Tidak Ada Kerusakan
Provinsi
tidak ada data
Kabupaten
tidak ada data
Kecamatan
tidak ada data
Desa/Kelurahan
tidak ada data
Alamat
Garis Lintang
-8.436425
Garis Bujur
115.224766
Fungsi
Di Pura Gelang Agung yang berfungsi sebagai tempat pemujaan dan stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). dalam pura gelang agung Padma sari ini merupakan istan dari sesuunan betare SIWA, PRAMASIWA, DAN SADHA SIWA.
Pemilik
Desa
Sejarah Kepemilikan
Pelinggih ini mencerminkan penghormatan yang mendalam terhadap tradisi dan warisan budaya Hindu-Bali. Masyarakat Bali melestarikan dan merawat pelinggih ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka.
Nilai Sejarah
Pelinggih ini memiliki nilai sejarah karena keberadaannya menjadi bagian penting dari tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Hingga saat ini, pelinggih tetap difungsikan sebagai tempat Pengayat sesuunan yang dimana sesuunan yang melinggih dipura ini ada pengawanan betara siwa, prama siwa, sadha siwa, yang dimana hal ini mencerminkan keberlanjutan warisan spiritual masyarakat pura yang ada di banjar buangga.
Nilai Budaya
Pelinggih adalah representasi fisik dari tempat bersemayamnya para dewa, leluhur, atau manifestasi Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa)
Nilai Estetika
Pelinggih ini sering kali dihias dengan ukiran-ukiran halus dan ornamen-ornamen yang rumit, yang menggambarkan adegan-adegan mitologis, motif alam, atau pola-pola geometris. Keindahan ukiran ini menambahkan sentuhan artistik yang kuat pada struktur pelinggih.
Nilai Ekonomi
Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.