Panggungan

Objek Metadata Warisan Budaya Benda
Deskripsi
bangunan panggung dengan empat tiang utama (catur saka) dan atap bertumpang satu. Dalam pura gelang agung panggungan ini biasa digunakan untuk mnghaturkan banten pada saat piodalan
Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan -
Periode Pembuatan -
Bahan Pembuatan Beton, Kayu Cempaka
Teknik Pembuatan -
Ornamen -
Kondisi Fisik Baik
Tingkat Kerusakan Tidak Ada Kerusakan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang -8.436371
Garis Bujur 155.224679
Fungsi Pelinggih Panggungan adalah pelinggih pemujaan dalam konsep Hindu Bali yang distanakan untuk memuja manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai sarana pemujaan dan penyucian diri, yang diwujudkan dalam bentuk bangunan panggung dengan empat tiang utama (catur saka) dan atap bertumpang satu. Dalam pura gelang agung panggungan ini biasa digunakan untuk mnghaturkan banten pada saat piodalan
Pemilik Desa
Sejarah Kepemilikan Pelinggih ini mencerminkan penghormatan yang mendalam terhadap tradisi dan warisan budaya Hindu-Bali. Masyarakat Bali melestarikan dan merawat pelinggih ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka.
Nilai Sejarah -
Nilai Budaya Panggungan ini adalah representasi fisik dari tempat yang biasa digunakan oleh umat hindu untuk menghaturkan banten
Nilai Estetika Nilai estetika dari Pelinggih terletak pada Kesederhanaan antara arsitektur suci tradisional dengan dengan kesederhanaan yang ditampilkan
Nilai Ekonomi Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Nama Pencipta -
Negara Asal Pencipta Indonesia
Gaya Pencipta Gaya Arsitektur Bali
Tahun Pembuatan -
Periode Pembuatan -
Bahan Pembuatan Beton, Kayu Cempaka
Teknik Pembuatan -
Ornamen -
Panjang 260 cm m
Lebar 250 cm m
Tinggi 300 cm m
Berat - Kg
Volume - m3
Kondisi Fisik Baik
Tingkat Kerusakan Tidak Ada Kerusakan
Provinsi tidak ada data
Kabupaten tidak ada data
Kecamatan tidak ada data
Desa/Kelurahan tidak ada data
Alamat
Garis Lintang -8.436371
Garis Bujur 155.224679
Fungsi Pelinggih Panggungan adalah pelinggih pemujaan dalam konsep Hindu Bali yang distanakan untuk memuja manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai sarana pemujaan dan penyucian diri, yang diwujudkan dalam bentuk bangunan panggung dengan empat tiang utama (catur saka) dan atap bertumpang satu. Dalam pura gelang agung panggungan ini biasa digunakan untuk mnghaturkan banten pada saat piodalan
Pemilik Desa
Sejarah Kepemilikan Pelinggih ini mencerminkan penghormatan yang mendalam terhadap tradisi dan warisan budaya Hindu-Bali. Masyarakat Bali melestarikan dan merawat pelinggih ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka.
Nilai Sejarah -
Nilai Budaya Panggungan ini adalah representasi fisik dari tempat yang biasa digunakan oleh umat hindu untuk menghaturkan banten
Nilai Estetika Nilai estetika dari Pelinggih terletak pada Kesederhanaan antara arsitektur suci tradisional dengan dengan kesederhanaan yang ditampilkan
Nilai Ekonomi Pelestarian dan perawatan pelinggih ini juga dapat menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, misalnya sebagai petugas pemeliharaan, pemandu wisata, atau pengelola kegiatan keagamaan di pelinggih tersebut. Hal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Gambar Warisan
Gambar Warisan
Gambar Warisan
Gambar Warisan

Foto Dari Berbagai Sudut

Nia Chatbot Meet
N.I.A